INSTRUCTIONAL GOALS

Gambar
 INSTRUCTIONAL GOALS A.     Pengertian Kebutuhan Pembelajaran Kebutuhan adalah kesenjangan keadaan saat ini dibandingkan dengan keadaan yang seharusnya atau dapat disebut sebagai masalah prioritas untuk diatasi. Analisis kebutuhan untuk menentukan tujuan pembelajaran adalah langkah awal dalam melaksanakan pembelajaran. Dick and Carey (2001:hal) menjelaskan bahwa tujuan pembelajaran adalah untuk menentukan apa yang dapat  dilakukan oleh anak didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Para ahli menempatkan penilaian kebutuhan bagian permulaan dari proses pengembangan, sedangkan proses pengembangan sendiri adalah bagian dari permulaan siklus kegiatan instruksional (pengarang, tahun:hal). Secara garis besar proses untuk mendapatkan informasi tentang analisis kebutuhan instruksional, dalam tujuan pembelajaran yang diharapkan maka dilakukan analisis awal dan akhir ( Fornt-End Analysis ). Proses identifikasi kebutuhan instruksional hanya sampai pada perumusan...

REVIEW PENELITIAN KUALITATIF

 

Judul Artikel:

Qualitative research in educational communications and technology: a brief introduction to principles and procedures.

Pengarang:

Delia Neuman

Publikasi:

J Comput High Educ: DOI 10.1007/s12528-014-9078-x//,  publikasi online 18 Januari 2014, 18 halaman. Springer Science+Business Media

 

Reviewer:

Nurul Lailatul Badriyah (S812002005)

Tujuan Penelitian:

Mengulas dan memberikan gambaran mengenai paradigma, pengantar prinsip mendasar yang paling penting, dan diskusi dari beberapa teknik yang paling umum pada penelitian kualitatif. Sehingga dapat digunakan sebagai pedoman untuk peniliti dalam penelitian kualitatif.

Material (Bahan):

Latar belakang penggunaan pendekatan kualitatif, teknik untuk menganalisis kualitas data yang sistematis dan efektif, pertimbangan dalam memilih dan menerapkan teknik pengumpulan data secara tepat,

Hasil Dan Pembahasan:

Penggunanaan pendekatan kualitatif dalam penelitian didasarkan pada untuk mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang suatu fenomena. Dimana dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman dan terperinci dengan detail mengenai fenomena yang diteliti, biasanya berupa studi kasus. Data yang ada pada penelitian kualitatif mencakup semua jenis informasi dan dalam menganalisisnya dilakukan secara interpretasi.

Cara agar mendapatkan data yang luas dan sesuai dengan tujuan penelitian, maka dapat dilakukan dengan penggunaan teknik pengumpulan data. Teknik pengumpulan datapada penelitian kualitatif diantaranya sebagai berikut:

1.      Observasi  : observasi dilakukan pada awal penelitian yang berguna untuk memberikan gambaran pada peneliti. Biasanya proses pengamatan membutuhkan waktu cukup lama, tergantung fenomena yang diteliti. Semua data hasil pengamatan harus dicatat dan dideskripsikan secara detail. Alat yang dapat digunakan dalam observasi berupa alat tulis tangan atau degan media elektronik.

2.      Wawancara : wawancara dilakukan untuk memperoleh wawasan peserta tentang rincian fenomena yang diteliti. Untuk memperoleh informasi yang relevan maka digunakan panduan wawancara. Panduan wawancara berupa serangkaian daftar pertanyaan dan tidak boleh bersifat kaku, tetapi tergantung pada subjek yang akan diwawancara. Hasil wawancara yang terkumpul, baik dari yang secara tertulis maupun yang menggunakan rekaman disimpulkan dan diseleksi untuk memperoleh informasi-informasi yang relevan dengan data penelitian.

3.      Analisis dokumen : dokumen dalam penelitian kualitatif dapat berupa teks, model, gambar, rekaman audio, rekaman video, dll. Analisis dokumen berguna untuk memberikan informasi tambahan yang dapat melengkapi data-data yang telah didapatkan.

Langkah yang dilakukan setelah data terkumpul adalah analisis data. Analsiis data dalam penelitian kualitatif dilakukan dengan cara mengorganisasikan dan menganalisis awal data; dan menganalisis set data akhir untuk mengidentifikasi hasil penelitian. Berikut lebih rinci mengenai tahapan menganalisis data penelitian kualitatif:

1.      Expanded fieldnotes

Expanded filednotes adalah pengembangan dari catatan di lapangan yang mencakup metodologis catatan, komentar interpretatif, kesimppulan sementara, dll.

2.      Organizing and analyzing the data: codes and coding

Metode yang paling umum untuk mencapai langkah ini melibatkan (1) menghasilkan dan menandai data dengan kode yang mewakili topik utama itu dipandu dan muncul dari penelitian, (2) menggunakan kode-kode itu untuk memisahkan data menjadi segmen yang lebih kecil untuk analisis, dan (3) menganalisis data di dalam dan di seluruh ini segmen untuk mengidentifikasi konsep menyeluruh yang menggambarkan fenomena di bawah belajar. Kode adalah simbol singkat yang mewakili topik utama yang ada dalam data dan dikembangkan oleh peneliti untuk mencakup bidang-bidang seperti peristiwa, hubungan, situasi, pendapat, dll, sebagai contoh '' Strg-Gnrl

(Strategi-Umum)''; ''Strg-Gt (Gathering-Strategi) ''; '' Strg-Sl; (Strategi-Pilih- ing) ''.

3.      Organizing and analyzing the data: charts and matrices

Penggunaan matriks dan diagram diperkenalkan oleh (Miles dan Huberman 1984). Penggunaan matriks, atau bagan, untuk mengatur dan menampilkan data yang relevan dalam grafik bermanfaat untuk: membuat tampilan grafik mengacu pada serangkaian keterampilan berbeda dari membuat narasi, dan itu mendorong peneliti untuk melihat data dengan cara itu mungkin tidak jelas

4.      Analyzing the final data set

Kumpulan data akhir baik yang berupa deskripsi naratif maupun diagram atau grafik maka dengan pengetahuan dan pemahaman peneliti untuk menyusun ulang kode atau menyusun ulang diagram bagian dari set data yang sesuai dan untuk memilih, membuang, mengatur, dan sebaliknya menafsirkan temuan yang disarankan kategori

Mempersentasikan data akhir adalah langkah terkahir dalam penelitian kualitatif. Pada langkah ini terdapat beberapa tahap yaitu terdiri mempresentasikan hasil analisis data penelitian, menarik kesimpulan, dan menguatkan keprcayaan atas temuan dalam penelitian.

 

Kesimpulan:

Bahwa pembahasan pada artikel tersebut memberikan gambaran mengenai rincian berbagai teori, masalah, dan metode yang dapat digunakan dalam penelitian kualitatif. Dapat disimpulkan data yang didapatkan dari berbagai teknik pengambilan data dalam penelitian kualitatif harus disajikan dalam bentuk narasi deskriptif yang dikuatkan oleh pendapat ahli, namun untuk data yang dirasa membingungkan jika disajikan dengan naratif maka dapat disajikan dalam bentuk diagram atau grafik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prinsip ARCS pada Sistematika Bahan Ajar

INSTRUCTIONAL GOALS